Keluarga Anderson (foto: Odditycentral)

Kebanyakan jago gizi menyarankan diet seimbang untuk menerima hidup sehat dan panjang umur. Tetapi , itu tidak berlaku bagi keluarga Anderson , di mana mereka hanya makan daging tanpa karbohidrat selama 17 tahun.

Keluarga Anderson menerangkan bahwa teori ilmuwan perihal diet seimbang itu salah. Walaupun hanya memakan daging , mereka mengklaim memiliki badan sehat , berpengaruh , dan hidup bahagia selama bertahun-tahun.

Semua berawal ketika Joe Anderson bereksperimen dengan diet protein tinggi pada pertengahan tahun 1990-an dan ketika istrinya , Charlene didagnosis penyakit lyme pada tahun 1998. Dia menemukan bahwa satu-satunya makanan yang tanpa reaksi parah yakni daging merah.

Ketika itu , Joe dan istrinya mulai menghabiskan beberapa tahun mempelajari perihal diet berbasis daging yang mendorong konsumsi lemak. Sejak ketika itu pula , mereka menjalankan gaya hidup nol karbohidrat , alias tidak memakan roti atau nasi , dan juga telur serta keju.

Mereka juga memakan banyak sekali jenis daging lainnya , menyerupai ikan , daging ayam , dan domba. Tetapi tetap yang terbaik dari sekian banyak daging menurut keluarga Anderson yakni daging sapi.

Sekarang , Joe (57) dan Charlene (42) , serta kedua anaknya , Charlie (10) dan George (8) , hanya memiliki menu makan besar setiap malam , yang terdirir dari daging sapi. Joe mengonsumsi dua hingga tiga pon daging sapi , sementara istri dan kedua anaknya tetap mengonsumsi satu hingga dua pon daging sapi.

Joe Anderson juga mengungkapkan bahwa mereka tidak meminum minuman lain kecuali air putih dan tidak ada garam dalam makanan mereka alasannya yakni mampu mengakibatkan bengkak. Mereka bahkan tidak menggunakan rempah-rempah untuk menu daging mereka.

Karena sebagian besar menu utam keluarga Anderson yakni daging sapi , tak heran jikalau tagihan mereka sangat besar , yakni antara USD 1.000 hingga USD 1.750 per bulan.

sumber: Odditycentral


EmoticonEmoticon